Text
Mereka Dizalimi Tapi Disayang Nabi: Potret Indah Kasih Sayang Nabi
Manusia adalah makhluk lemah, tanpa terkecuali. Ia takkan terlepas dari kelemahan dalam bentuk tertentu. Jika anak kecil lemah, demikian pula orang tua renta. Seorang pemuda yang kuat, dari sisi tertentu ia lemah, demikian pula orang tua renta. Seorang pemuda yang kuat, dari sisi tertentu ia lemah; mungkin lemah dari sisi pengalaman, akal, kekayaan atau lainnya. Jika orang miskin lemah dari sisi kemiskinannya, orang kaya pun bisa lemah dari sisi kesehatan, kecintaan orang lain padanya, ataupun dari sisi keimanan. Intinya, siapa pun tak pernah terlepas dari kelemahan. Maha benar Allah Ta’ala yang telah berfirman, “... Dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (An-Nisa’ [4] : 28).
Kata Kunci : Kemiskinan, Dhaufa, Anak Yatim
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain